September 27, 2022

Yogyakarta,Kabar Jogja – Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi memastikan di malam perayaan tahun baru nanti jumlah pengunjung di kawasan Malioboro akan dibatasi. Terdapat lima zonasi yang disediakan untuk kapasitas seperempat dari total maksimal pengunjung Malioboro.

“Pemberlakukan buka tutup di kawasan Malioboro saat malam tahun baru agar jumlah orang yang berada di kawasan tersebut dapat dikontrol. Kendaraan tetap kita perkenankan lewat agar tidak terjadi kerumunan,” jelanya, Jumat (17/12).

Dengan lima zonasi yang tersedia, Heroe mengatakan untuk satu zonasi maskimal terisi sebanyak 500 orang. Jika nantinya zonasi penuh, maka zonasi akan ditutup dan saat lenggang akan dibuka kembali.

Sementara, total kapasitas Malioboro secara keseluruhan mencapai 10.000 orang.

Pemkot Yogyakarta juga akan memasang kembali pagar di kawasan Titik Nol Kilometer baik di sisi timur maupun barat. Harapannya dengan pemasangan pagar itu, tidak akan ada masyarakat yang berkerumun di lokasi itu saat pergantian tahun.

Sedangkan untuk alun-alun dan lapangan-lapangan direkomendasikan ditutup saat malam tahun baru.

Kepala Satpol PP DIY Noviar menegaskan selama pergantian tahun, tidak diperkenankan diadakan pesta baik di tempat umum maupun di hotel dan restoran. Untuk itu, dia meminta masyarakat turut berpartisipasi melakukan pengawasan.

Koordinator Bidang Penegakan Hukum Satgas COVID-19 DIY itu mengatakan bahwa laporan dari masyarakat akan memudahkan anggotanya untuk melakukan penindakan.

“Tugas kami melakukan pengawasan. Memudahkan kami mengecek, masyarakat berpartisipasi menyampaikan informasi jika di mana akan ada rencana peringatan tahun baru,” bebernya.

Sebagai bentuk pengawasan di lapangan selama Nataru, pihaknya menurunkan sebanyak 598 personil gabungan dari Satpol PP dan TNI Polri. Sistem ganjil genap di destinasi wisata juga diberlakukan Dinas Perhubungan. (Tio)

Leave a Reply

Your email address will not be published.