May 25, 2022

Yogyakarta, Kabar Jogja – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta tetap menyiagakan tim pemakaman sesuai prosedur Covid-19 meskipun kasus kematian akibat Covid-19 hingga saat ini mengalami penurunan. 

Relawan di tingkat Kelurahan dan Kemantren juga telah menyiagakan Tim Kubur Cepat (TKC). 

Ketua Satgas Covid-19 sekaligus Lurah Kelurahan Panembahan  RM. Murti Buntoro Selasa (8/2) mengatakan, ada penambahan jumlah kasus Covid-19 diwilayahnya. Namun sejak bulan Januari lalu sudah selesai isolasi mandiri. 

” Untuk tahun ini tidak ada pemakaman secara Prokes. Namun kami siap siaga bersama Tim Kubur Cepat (TKC) dengan menyediakan empat tim berjumlah 30 orang seperti tahun lalu. Tim tersebut merupakan gabungan dari relawan se-Kemantren Keraton,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta Nur Hidayat tetap menyiapkan tim khusus untuk menangani pemakaman Covid-19. Sejak adanya varian baru Omicron, tim BPBD Kota Yogyakarta sudah menangani tiga pemakaman sesuai prosedur Covid-19.

” Sampai saat ini tidak setiap hari ada kematian akibat Covid-19. Mudah-mudahan kasus kematian tidak seperti saat gelombang ke dua akibat varian Delta beberapa waktu lalu,” katanya.

Nur mengatakan, beda halnya pada saat terjadi gelombang kedua varian Delta, hampir dalam kurun waktu satu hari tim BPBD Kota Yogya bisa memakamkan 30 hingga 40 pemakaman sesuai prosedur Covid-19.

Saat ini, level PPKM di Kota Yogyakarta dan empat kabupaten lain di DIY dinaikkan menjadi level 3 dari sebelumnya level 2. Melonjaknya level PPKM ini diakibatkan oleh kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang terus mengalami peningkatan.

Nur Hidayat mengungkapkan, untuk penanganan pemakaman sesuai dengan prosedur Covid-19 yang sebelumnya melibatkan masyarakat, kini pemakaman

sanggup ditangani langsung oleh personil BPBD Kota Yogya dengan menyiagakan 24 personil dan dibagi dalam empat tim setiap harinya.

 “Untuk stok alat pelindung diri (APD) juga masih cukup. Kami hanya berharap, mudah-mudahan tidak ada banyak kasus kematian untuk kali ini,” ujarnya.

Pihaknya berharap masyarakat tetap mematuhi protkes yang ada saat beraktivitas. Selain itu menuntaskan vaksinasi dan ikut melakukan anjuran pemerintah untuk mengikuti vaksinasi booster. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.