September 28, 2022

Sleman, Kabar Jogja – Bupati dan Wakil Bupati Sleman bersama Kapolres, Dandim 0732/Sleman, Kajari Sleman dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman lakukan pemantauan perayaan Natal tahun 2021 di Kabupaten Sleman, Jumat malam (24/12). Pemantauan ini dilakukan guna memastikan perayaan Natal 2021 berjalan lancar, baik dari keamanan maupun penerapan protokol kesehatan.

Pemantauan tersebut di bagi menjadi dua tim dengan 4 titik lokasi pemantauan. Lokasi pemantauan tim satu yang dipimpin oleh Bupati Sleman, Kapolres dan Kajari Sleman dilakukan di Gereja Santa Maria Assumpta, Pakembinangun, Kapanewon Pakem dan Gereja St. Yohanes Rasul Somohitan, Girikerto, Kapanewon Turi.

Sementara itu pemantauan tim dua yang dipimpin oleh Wakil Bupati Sleman bersama Dandim O732/Sleman dilakukan di Gereja Santa Lidwina Bedog, Trihanggo, Kapanewon Gamping dan Gereja Paroki St. Petrus dan Paulus Klepu, Sendangmulyo, Kapanewon Minggir.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan dari hasil pantauan yang dilakukan, perayaan Natal tahun 2021 berjalan lancar. “Perayaan Natal di Kabupaten Sleman berjalan lancar berkat sinergi semua pihak serta penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan,” ujarnya.

Kustini dalam kesempatan tersebut mengapresiasi keterlibatan semua pihak dalam pengamanan perayaan Natal tahun 2021. Selain TNI/Polri, beberapa organisasi masyarakat seperti Banser, Satgas PDI, Tim Reaksi Cepat, lintas agama turut membantu melakukan pengamanan.

“Saya berterimakasih pada seluruh pihak yang telah membantu hingga pelaksanaan perayaan Natal tahun 2021 Kabupaten Sleman dapat berjalan lancar, ini membuktikan toleransi umat beragama dijunjung tinggi di Kabupaten Sleman,” tambahnya.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa juga memberikan apresiasinya pada keterlibatan berbagai pihak dalam melakukan pengamanan perayaan Natal tersebut. Keterlibatan seluruh komponen masyarakat menurutnya mencerminkan Indonesia sebagai negara yang menghargai perbedaan.

“Inilah yang tentunya kita harapkan dan inginkan sebagai negara yang berideologi Pancasila, dimana selalu menghargai perbedaan yang ada. Saya harapkan ini bisa dipertahankan ke depannya di semua perayaan hari besar keagamaan,” kata Danang. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.